Jamu Empon-empon Corina Jember, Dipercaya Bisa Tangkal Corona

Jamu Empon-empon Corina Jember, Dipercaya Bisa Tangkal Corona
Ekonomi
Proses pembuatan jamu empon-empon di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember

 

JEMBER - Sejak mewabahnya virus corona atau covid-19 pedagang jamu tradisional atau empon-empon yang berada di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember, Jawa Timur mulai banjir pesanan.

Sebagian masyarakat percaya, bahwa jamu ini selain meningkatkan stamina tubuh, juga diyakini mampu menangkal virus Corona atau Covid-19.

Melalui kelompok usaha yang diberi nama King Betiri yang diketuai oleh Sulasmi, hasil usaha para ibu ruma tangga ini, mampu menembus pasaran hingga ke luar jawa.

Adapun bahan-bahan yang digunakan, untuk membuat jamu ini adalah rempah-rampah yang berasal dari alam. Seperti kunyit, kunir, jahe, temu lawak, laos, serai dan gula aren.

Mula-mula kunyit dan rempah-rempah lain dicuci bersih, dikupas menggunakan dapur, dirajang dan dipanaskan.

Setelah cukup panas, kemudian serai dan gula aren dimasukan kedalam adonan itu hingga mengental.

Setelah mengering hingga jadi seperti tepung, jamu itu diberi kemasan dan label dengan nama Corina. Setelah dikemas dan jadi, Jamu Corina siap dipasarkan.

"Usaha ini awalnya hanya kelompok kecil sebanyak 6 orang. Setelah kami diberi batuan oleh Balai Taman Meru Betiri Jember, usaha kami semakin berkambang hingga saat ini," ungkap Sulastri, mejelaskan, (26/03/2020).

Kata Sulastri, sejak ditetapkannya darurat virus Corona, jamu produk tradisional buatannya ini semakin banyak permintaan dan meningkat tajam.

"Meningkat 90 persen permintaan dibandingkan sebelumnya. Semoga kami bisa bertahan dan mampu melayani pemintaan pasar," harapnya.

Terkait manfaat bisa mencegah Corona, dirinya mengaku masih belum menguji secara medis langsung.

"Tetapi, kalau lihat bahan-bahannya memang anti virus dan meningkatkan imun tubuh," sebutnya.

Sementara Pemerintah Desa Andongrejo, sangat mendukung usaha yang ditekuni masyarakatnya itu.

Bahkan, bagi perangkat desa diakuinya sebagai minuman wajib setelah beraktivitas.

"Kami sangat mendukung sekali. Bahkan kami hampir tiap hari minum. Ini kan jamu kebanggaan desa kami sendiri dan anti kimia," sergah Suyitno sekretaris desa setempat.

Terkait khasiat jamu tersebut kata Suyitno setelah dikonsumsi rutin, dirinya mengakui jamu itu mampu meningkatkan stamina dan semangat tubuh saat beraktivitas.

 

Simak video berikut:


Kontributor : Asikin
Editor : Aji Susanto
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar